KOMPAS/AGUS SUSANTO

Pemain Indonesia, Oktovianus Maniani (kiri) dan Firman Utina (kapten), melakukan selebrasi dengan hormat ke arah penonton usai memasukkan gol ke gawang Laos dalam Piala Suzuki AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (4/12/2010). Indonesia menang 6-0.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih Malaysia, K Rajagobal, mengungkapkan, bukan merupakan sesuatu keuntungan besar bagi tim dengan absennya gelandang tim nasional Indonesia, Oktovianus Maniani, pada final kedua Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010).

“Pelatih Alfred Riedl pasti akan menempatkan pemain lain yang memiliki kualitas sama bagusnya dengan Okto”
— Rajagobal

Indonesia dipastikan tidak akan diperkuat Okto pada pertandingan nanti. Pasalnya, gelandang Sriwijaya FC itu harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Tentunya, absennya gelandang lincah asal Papua tersebut merupakan sebuah keuntungan bagi “Harimau Malaya”.

Rajagobal pada final pertama lalu sempat menyatakan, Okto merupakan pemain yang sangat berbahaya. Namun, Rajagobal menilai, Indonesia tetap berbahaya meskipun Okto absen. Jadi, absennya Okto, menurutnya, tidak terlalu menguntungkan timnya.

“Bukan keuntungan bagi kami. Pelatih Alfred Riedl pasti akan menempatkan pemain lain yang memiliki kualitas sama bagusnya dengan Okto,” ucap Rajagobal kepada wartawan di Hotel Sultan, Selasa (28/12/2010).

Pelatih Alfred Riedl sendiri rencananya akan menurunkan Arif Suyono untuk menggantikan Okto pada pertandingan nanti. Dalam beberapa pertandingan, Arif mampu tampil impresif meskipun sebagai pemain cadangan. Sejauh ini, gelandang Sriwijaya FC itu telah mencetak dua gol pada turnamen ini